Klenteng Sam Po Kong

One Day Trip Wisata Sejarah Klenteng di Semarang

Haloo Ezytravelers, apa kabar?

Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengikuti one day trip Wisata Sejarah Klenteng di Semarang bersama beberapa teman. Saya jadi ingat beberapa waktu sebelumnya, pernah juga one day trip wisata heritage klenteng di Semarang. Waktu itu saya sendirian aja sih. Tapi karena sendirian, saya justru bisa eksplor beberapa klenteng dalam waktu sehari. Meski hanya beberapa klenteng aja yang bisa saya kunjungi, karena di tempat terakhir waktu menjelang senja.

Perlu kalian tahu, Semarang memiliki banyak rumah ibadah warga pemeluk agama Kong Hu Chu. Rumah ibadah yang disebut juga dengan Klenteng ini tersebar di wilayah pecinan Semarang. Dulunya pada masa orde baru, keberadaan Klenteng sempat nyaris ditutup sebagai tempat beribadah. Namun sejak reformasi Klenteng kembali bergaung. Warga Tionghoa yang menganut Kong Hu Cu tak lagi sembunyi-sembunyi saat akan beribadah di Klenteng.

Wisata Sejarah Klenteng di Semarang

Pengunjung Klenteng Sembahyang

Bahkan sejak beberapa tahun terakhir Klenteng pun menjadi tempat wisata heritage. Bukan hanya pemeluk agama Kong Hu Cu yang datang, tapi juga warga umumnya. Keunikan bentuk bangunan dan ornamen yang ada di dalam Klenteng menjadi daya tarik bagi warga yang berkunjung di tempat tersebut.

Artikel menarik tentang salah satu klenteng terbesar di Semarang, pernah ditulis juga loh. Yuk baca ya:

Nah, bila Ezytravelers ingin menikmati one day trip wisata sejarah klenteng di Semarang bisa mengikuti rekomendasi tulis saya di bawah ini:

1. Klenteng Tay Kak Sie

Wisata Sejarah Klenteng di Semarang

Klenteng Tay Kak Sie

Pagi pukul 08.00 setelah sarapan di tempat makan atau hotel, teman-teman bisa memilih kunjungan pertama ke Klenteng Tay Kak Sie. Klenteng yang terletak di Gang Lombok ini termasuk klenteng yang paling besar di Semarang. Klenteng yang juga dikenal dengan nama Klenteng Gang Lombok ini memiliki dewa paling lengkap.

Klenteng ini merupakan yang tertua nomer tiga yang ada di pecinan. Klenteng Tay Kak Sie tidak hanya menjadi tempat beribadah, namun juga sering menampilkan kesenian dari negeri Tiongkok. Hingga mengundang daya tarik warga sekitar untuk menyaksikan penampilan kesenian di sana.

Pada hari kelima belas penanggalan Imlek, biasanya warga etnis Tionghoa berbaur dengan warga sekitar bersama menikmati Lontong Cap Go Meh. Suasana meriah kian semarak dengan beragam kesenian yang ditampilkan di pelataran klenteng.

Bila Ezytravelers menginap di hotel yang dekat dengan Simpang Lima, bisa berkunjung ke Klenteng Tay Kak Sie dengan menumpang angkutan umum dari depan Masjid Baiturrahman. Dari jalan Gajah Mada ini hanya butuh waktu lima belas menit menuju Klenteng Tay Kak Sie. Jangan lupa juga wisata kuliner di dekat Klenteng, ada beberapa pilihan. Seperti Lunpia Semarang, Es Campur, dan tempat makan di sekitarnya.

2. Klenteng Ling Hok Bio

Klenteng yang terletak di Gang Pinggir ini memiliki arsitektur yang menawan. Dua tiang utama dihias ukiran yang sangat cantik. Ciri khas rumah ibadah yang banyak juga ditemukan di klenteng lainnya. Dari Klenteng Gang Lombok, kalian bisa menuju klenteng LIng Hok Bio dengan menggunakan angkutan becak yang banyak di lokasi.

3. Klenteng Siu Hok Bio

Wisata sejarah klenteng di Semarang berikutnya adalah berkunjung ke Klenteng Siu Hok Bio yang konon katanya merupakan klenteng tertua di Semarang. Terletak di posisi tusuk sate yaitu, pertigaan jalan Wotgandul Timur dan jalan Gang Baru. Pasar Gang Baru yang terletak dekat dengan klenteng bisa menjadi wisata kuliner dengan jajanan khas yang menggugah selera.

Klenteng ini telah menjadi cagar budaya dan ditetapkan oleh pemerintah Kota Semarang. Klenteng ini merupakan ungkapan syukur atas rejeki yang didapat masyarakat sekitar yang dulunya hidup makmur.

4. Klenteng Grajen

Klenteng ini lebih dikenal sebagai klenteng untuk tempat berobat. Hampir sebagian besar umat agama Kong Hu Cu, Tao, dan Tri Darma, berdoa di klenteng ini. Banyak yang meminta kesembuhan dan obat serta pembebasan dari pengaruh buruk.

Klenteng ini terletak di jalan Mt. Haryono. Dari Klenteng Siu Hok Bio, kalian bisa melewatai jalan Sebandaran dan menuju jalan jagalan. Kemudian belok kanan ke jalan Ki Mangunsarkoro dan belok kiri menuju arah jalan Karangsaru yang tembus ke jalan Mt. Haryono. Dari sana lurus ke arah Utara, klenteng berada di kiri jalan.

5. Sam Po Kong

Wisata Sejarah Klenteng di Semarang

Klenteng Sam Po Kong

Setelah makan siang, Ezytravelers bisa menuju daerah Semarang Barat khususnya di kawasan Gedung Batu. Di sana ada klenteng Sam Po Kong yang dulunya merupakan gua besar dari batu. Klenteng atau kuil ini sebenarnya merupakan tempat singgah Laksamana Zheng He atau lebih dikenal dengan sebutan Cheng Ho. Meski sebenarnya Laksamana Cheng Ho adalah muslim, namun dianggap sebagai dewa. Penganut agama Kong Hu Cu atau Tao, menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan pada mereka.

Di Sam Po Kong terdapat goa, dinding relief tentang perjalanan Cheng Ho, serta tempat sembahyang. Ada tempat pemujaan Kyai Jangkar, karena di sana terdapat jangkar asli Kapal Cheng Ho. Ada juga pemujaan Dewa Bumi, Kyai Cundrik Bumi, Kyai dan Nyai Tumpeng. Yang saya tulis terakhir ini merupakan tempat penyimpanan bahan makanan pada jaman Cheng Ho.

Wisata Sejarah Klenteng di Semarang

Relief di Sam Po Kong
Siapa yang gak mau traveling hemat? Ambil promo murahnya tiket Garuda online dan hotel di Semarang. Wah, ternyata bisa buat paspor online juga!

Ada beberapa tempat yang tidak boleh dimasuki oleh sembarang pengunjung. Hanya mereka yang beribadah saja yang diijinkan masuk. Tiket masuk ke Sam Po Kong ada dua jenis. Tiket pertama cukup murah dan setiap orang bisa menyusuri klenteng dari sisi luar tempat ibadah.

Sementara bila ingin menyusuri klenteng lebih jauh, sekitar tiga hektar, pengunjung mesti membayar tambahan tiket. Foto-foto di Sam Po Kong sangat menarik. Warna merah menjadi sangat dominan dipadukan dengan birunya langit. Saat paling bagus mengunjungi klenteng ini saat hari masih pagi, sekitar pukul 8 atau 9. Atau pilih saat senja, karena kalian akan menemukan pemandangan cantik langit yang biru bertemu atap merah bangunan klenteng.

Lima tempat wisata sejarah klenteng di Semarang yang udah saya tulis di atas bisa ditelusuri dalam waktu sehari dengan mampir makan siang terlebih dulu. Saya pilihkan lima klenteng tersebut dengan alasan klenteng nomer satu hingga tiga terletak berdekatan. Jadi kalian nggak akan menghabiskan waktu lama dalam perjalanan.

Gimana Ezytravelers? Sudah siap one day trip wisata sejarah klenteng di Semarang?

One Day Trip Wisata Sejarah Klenteng di Semarang
2 (40%) 1 vote
(Visited 176 times, 1 visits today)


About

Ibu dua remaja cowok yang suka jalan dan gila baca


'One Day Trip Wisata Sejarah Klenteng di Semarang' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool