Wisata Spiritual di Curug Gede

Yeayyy… sebentar lagi sudah hampir liburan akhir tahun ya. Kira-kira sobat Hello Semarang sudah mengagendakan berbagai tujuan wisata untuk liburan bersama keluarga?

Di Jawa Tengah, gelaran wisata alam yang siap dinikmati sudah menanti loh. Menikmati alam tak hanya mujarab untuk menghilangkan penat, Sobat. Bercengkerama dengan alam juga bisa kita gunakan sebagai sebuah sarana untuk mendekatkan diri pada sang pencipta.

Salah satu cara untuk mengagumi kekayaan alam dan mendekatkan diri kepada Sang Maha Kuasa adalah dengan menikmati wisata spiritual di Curug Gede. Curug Gede merupakan sebuah air terjun  yang terletak di pinggiran Desa Ketenger, Baturraden. Sesuai dengan namanya, air terjun syahdu satu ini memiliki kesan gagah dan megah.

curug-gede2

Untuk mencapai air terjun ini, kita harus menghadapi jalur penjelajahan dengan kontur tanah menurun kurang lebih selama 30 menit. Jalur tersebut diwarnai oleh karakter hutan hujan tropis yang amat indah, berasa romantis sekali kita nikmati sembari berjalan menuju lokasi Curug Gede. Jadi, sepanjang jalur tersebut kita akan dibuat penasaran dengan suara gemuruh air terjun yang bentuknya sama sekali tak terlihat. Bagaimana kita tidak makin semangat untuk lekas sampai bila diiringi merdunya gemuruh suara tersebut? Berasa masih trekking dengan menembus belukar dan rimbunnya pohon bambu di sepanjang jalur trekking namun hati tetap suka cita membayangkan akan segera bisa menikmati air terjun yang sudah kita bayangkan jauh sebelum perjalanan itu sendiri dimulai.

Setelah menyusuri belukar, kita akan disambut oleh sebuah struktur prehistorik, sebuah air terjun setinggi kurang lebih 40 meter. Menjulang, gagah, dan megah. Aliran air dari puncak curug tersebut pecah menghantam tebing. Airnya yang seakan-akan berserakan itu membuat kawasan curug terasa sejuk.

Kolamnya yang luar biasa besar, mungkin terbesar di Banyumas, menimbulkan bermacam kesan. Segar, dalam, dingin, sampai ngeri. Semua kombinasi tersebut akan membuat kita merasa sangat-sangat kecil. Momen ini lah yang bisa menjadi titik luar biasa untuk mendekatkan diri kepada sang Khalik.

curug-gede3

Ngomong-ngomong soal curug nggak akan bisa dipisahkan dengan percakapan soal wisata air. Nah, karena air terjun satu ini punya kolam yang luas dan tebing yang tinggi, banyak sekali hal yang bisa kita lakukan di sana.

Berenang, bersantai di atas floaties, terjun dari tebing atau bebatuan di sekitar kolam, atau sekadar berselfie ria. Jika mau, kita juga bisa berenang ke titik jatuh air dan menikmati guyuran shower alami tersebut.

Setelah puas menikmati Curug Gede, kita bisa langsung geser ke warung mendoan di kawasan parkir objek wisata tersebut. Soal harga, tak perlu Anda pikirkan. Kawasan tersebut ramah rupiah kok.

Nah, jika kemudian ternyata kita merasa betah di sana, nggak usah khawatir saat memutuskan ingin menginap. Ada beberapa bungalo di lokasi yang bisa kita sewa dengan harga murah.

Perjalanan ke Curug Gede

Dari Semarang, sobat bisa langsung saja memesan tiket kereta atau bus ke arah Purwokerto. Baik dari terminal maupun stasiun soba dapat menemukan transportasi ke arah Baturraden dengan mudah. Yang termurah adalah menggunakan jasa angkutan kota. Nantinya hanya perlu dua kali berganti angkutan untuk menuju lokasi ini. Jika ingin lebih bebas, sobat Hello Semarang bisa menggunakan jasa rental sepeda motor atau mobil.

Dari kawasan wisata Baturraden, kita bisa dengan mudah menuju Desa Ketenger. Jaraknya dekat, kurang lebih satu kilometer. Setibanya di pintu gerbang wisata Desa Ketenger, kita cukup membayar tiket retribusi seharga Rp5 ribu.

Dari gerbang wisata, hanya ada satu jalur menuju ke pelataran parkir kawasan curug. Jadi, sobat tak perlu takut tersesat.

Pantangan

Sungai-sungai di kawasan wisata Baturraden memiliki potensi bahaya banjir bandang. Jadi, sobat harus betul-betul waspada saat menikmati alam di Curug Gede. Hal yang paling penting untuk kita perhatikan adalah kondisi cuaca.

Kondisi cuaca yang dimaksud bukan hanya di sekitar air terjun saja. Kita juga harus memperhatikan dengan seksama kondisi cuaca di daerah kaki Gunung Slamet. Sebab, hujan di kawasan kaki gunung pun cukup untuk memicu banjir bandang di kawasan air terjun.

Yang bisa kita jadikan patokan nih, silakan memandang langit di sisi utara. Jika mendung, segera sudahi saja acara tamasya di Curug Gede. Kita bisa memilih waktu lain yang lebih tepat untuk menikmati keindahan dan syahdunya gemuruh suara air terjun di curug tersebut.

Wisata Spiritual di Curug Gede
5 (100%) 1 vote
(Visited 231 times, 1 visits today)

About

Ibu dua orang anak yang gemar ngomong gak penting, senang kumpul-kumpul plus ngumpulin buku


'Wisata Spiritual di Curug Gede' have no comments

Be the first to comment this post!

Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool