tempat makan di demak

Yang Maknyus Di Rumah Kayu

Yang Maknyus Di Rumah Kayu
5 (100%) 2 votes

Jalan-jalan wisata ke Semarang dan sekitar akan lebih mantap kalau kita mencicipi masakan khas daerahnya. Seperti ndas manyung dari Demak Kota Wali.

safira ndas manyung

Kalau yang postingan lalu ( bumbu pawon ), restaurannya milik seorang notaris, kali ini kita berkunjung ke restauran milik seorang dokter.  Beruntung banget pak dokter dapat rumah jati  pinggir jalan raya, kondisinya masih bagus banget, jadi hanya perlu dicat dan taraaaa……..rumah makan baru di kota Demak pun hadir memperkaya khasanah wisata kuliner kita.

tempat makan di demak

entrance rumah makan

Konon rumah makan ini menyediakan  lebih dari tujuh puluh lima menu. Seru kan?! Pas banget buat santap berbuka.

Selain ndas manyung sebagai menu andalan khas Demak, ada juga sambal goreng rambak.

tempat makan di demak

Jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba krenyesnya kikil alias kaki kambing ya.

tempat makan di demak

Kalau yang tidak begitu suka dengan masakan berkuah dan pedas, bisa mengambil menu iwak manuk nih. Juga goreng-gorengan lainnya.

tempat makan di demak

Atau mau menikmati sensasi makan ayam ala Ipin Upin? Sebab semua daging ayamnya dikemas seperti paha ayam di film anak-anak asal Malaysia itu 😀

tempat makan di demak

Ada dua jenis area ruang bersantap di rumah makan Safira (yang namanya juga dipakai untuk nama butik milik pak dokter)

tempat makan di demak

Area dengan meja putih dan kursi-kursi warna oranye menyala mendominasi ruang dalam rumah makan, baik di sisi barat ataupun timur.

tempat makan di demak

Di bagian belakang, ada area lesehan untuk mereka yang ingin makan sambil bersantai, menyelonjorkan kaki dan menyandarkan punggung ke dinding.

tempat makan di demak

Sekat alias partisinya  menggunakan aksen anyaman bambu dengan rangka kayu. Menjadikannya senada dan serasi dengan rumah makan yang hampir seluruhnya menggunakan material kayu ini, dari kerangka struktur, plafon, pintu, jendela hingga dindingnya.

tempat makan di demak

Sedangkan untuk aksen  tirai di jendelanya, pemilik rumah makan menghiasinya dengan bahan kain blacu dengan aksen batik warna dominan coklat. Membuatnya tampak manis dan memperkuat konsep alami dan klasik rumah makan Safira ini.

tempat makan di demak

Demikian pula halnya dengan pemilihan tembikar tanah liat sebagai wastafel yang terdapat di pojok ruang dalam rumah makan ini. Tentu tak lepas dari konsepnya yang membawa bahan alam kembali dekat dengan kita. Menjadi pemecah dan oase di tengah segala macam hal yang berbau instan, plastik dan sintetik.

tempat makan di demak

Jadi ada konsep penyelamatan alias konservasi rumah kuno asli Jawa khususnya Demak, plus menyediakan alternatif wisata kuliner di kota Wali ini dan tentu saja perekruitan banyak karyawan alias membuka lapangan kerja. Semoga laris dan berkah ya pak Dokter. Aamiin.

tempat makan di demak

Cuma ada juga yang sedikit disayangkan. Karena atap tambahan perpanjangan bagian  depan tidak menggunakan struktur kayu juga, tapi malah memakai struktur baja ringan yang memang lebih murah, enteng dan praktis. Tapi kan jadi kurang maknyus rasa ‘kayu dan alami’nya ya.

tempat makan di demak

(Visited 758 times, 1 visits today)


About

penikmat hujan, pecinta purnama.


'Yang Maknyus Di Rumah Kayu' have 8 comments

  1. June 27, 2015 @ 9:04 am Dwi Pramono

    Iya, sayang pakai baja ringan jadi kurang harmoni dengan struktur kayunya. Pak Dokter nggak konsul ke arsitek Dian Nafi, sih… 😀

    Reply

  2. June 29, 2015 @ 12:29 pm Telenan

    Alamat rumah makannya di mana itu, Mbak?

    Reply

    • July 1, 2015 @ 10:56 am Dian Nafi

      di jalan Pemuda arah ke Pasar Demak

      Reply

  3. June 29, 2015 @ 3:13 pm Inung Djuwari

    duhhh bikin kemecer saja….Kalau ke Demak harus nyoba ini.

    Reply

    • July 7, 2015 @ 7:17 pm dian

      ayo, mbak Inung. jawil aku ya kalau pas ke Demak 🙂

      Reply

  4. July 1, 2015 @ 8:50 am Hidayah Sulistyowati

    Asik nih kalo ke Kudus bisa mampir kesini dulu buat ngisi perut, makanannya bikin ngiler, hihiii *inget puasa euy

    Reply

    • July 7, 2015 @ 7:18 pm dian

      betul, mbak hidayah. tempat-tempat baru musti dijelajahi 🙂

      Reply


Would you like to share your thoughts?

Your email address will not be published.

©2017 HelloSemarang.com a Part of Ezytravel.co.id Protected by Copyscape DMCA Takedown Notice Infringement Search Tool