Berwisata ke Teluk Jailolo yang sangat Indah

Berwisata ke Teluk Jailolo yang Sangat Indah

Total
0
Shares

Kota ini merupakan ibukota dari kabupaten Halmahera Barat. Dulunya terkenal dengan nama Gilolo, merupakan satu dari empat kerajaan islam tertua di Maluku Utara.

Sejak dulu, Jailolo sudah terkenal sebagai kepulauan rempah, bersama dengan Ternate dan Tidore.

Kota kecil di pulau Halmahera ini memiliki potensi alam dan budaya yang sangat besar. Traveler yang menyukai keindahan bawah laut, Jailolo juga merupakan salah satu surga diving.

Terletak di jantung segitiga karang dunia, Jailolo sudah memiliki beberapa spot diving. Selain itu, keindahan alam di atas permukaan juga tak kalah menggoda, mulai dari keindahan gunung-gunung, rimbanya hutan, dan fauna endemik seperti burung Bidadari.

Kekayaan budaya dari suku-suku setempat juga sayang untuk dilewatkan. Beberapa tahun terakhir ini, nama Jailolo semakin naik ke permukaan berkat hajatan akbar yang setiap tahun diadakan yaitu Festival Teluk Jailolo.

Acara yang rutin diadakan pada bulan Mei ini menampilkan pentas seni dan budaya dari suku-suku setempat, memamerkan kekayaan alam, dan tentunya menjual keindahan alam.

Bagi traveler yang berkeinginan untuk menginjakkan kaki di bumi Halmahera, kepulauan rempah-rempah ini, simak lah EzyGuide Jailolo berikut ini.

TRANSPORTASI KE JAILOLO

Transportasi ke Jailolo

Pesawat Terbang

Jika traveler berasal dari Jakarta atau kota-kota besar di Indonesia bagian barat, akses utama untuk menuju Jailolo adalah dengan terbang ke bandara terdekat yaitu Bandara Sultan Baabullah di Ternate.

Biasanya terdapat penerbangan langsung dari Jakarta menuju Ternate, atau bisa juga melalui kota-kota seperti Surabaya, Makassar, dan Manado.

Kapal Laut

Bagi traveler yang memiliki banyak waktu dan lebih menyukai tantangan, pilihan untuk menggunakan kapal laut bisa jadi alternatif.

Terdapat pelayaran dari Jakarta menuju Ternate. Biasanya perjalanan memakan waktu seminggu hingga dua minggu untuk bisa tiba di Ternate.

Pelayaran ini juga melewati kota Makassar.

Ternate ke Jailolo

Berhubung Jailolo berada di seberang pulau Ternate, jadi dibutuhkan perjalanan laut untuk bisa tiba di Jailolo.

Terdapat dua alternatif penyeberangan yaitu dengan menggunakan kapal kayu yang bisa menghabiskan waktu satu jam dan kapal cepat dengan waktu tempuh 30 menit.

Traveler bisa berangkat dari pelabuhan Dufa-fufa di Ternate dan langsung tiba di pelabuhan Jailolo.

BERKELILING JAILOLO

Jalan-jalan di jailolo

Bentor

Satu lagi kota yang memiliki moda transportasi Bentor atau Becak Motor adalah Jailolo. Ibukota Halmahera Barat ini memiliki pusat kota yang tak terlalu besar sehingga moda transportasi yang paling efektif untuk digunakan adalah Bentor.

Biasanya tarif Bentor untuk jarak dekat mulai dari Rp. 5000.

Sewa Mobil atau Motor

Bagi traveler yang ingin menjelajah setiap sudut Jailolo dan sekitarnya, menyewa mobil atau motor adalah pilihan yang cocok.

Jarak antar desa di Jailolo cukup jauh. Belum lagi, ada beberapa desa yang berada di balik gunung sehingga untuk mencapai desa tersebut harus memutari gunung tersebut.

Akses jalan di Jailolo sudah cukup bagus sehingga memudahkan traveler untuk berkendara.

TEMPAT WISATA DI JAILOLO

Berwisata di Jailolo

Bukit Senyum Lima Ribu

Tempat ini merupakan salah satu tempat terbaik untuk melihat teluk Jailolo. Terletak di kawasan gunung Manyasal, terdapat sekelumit kisah tentang penamaan Bukit Senyum Lima Ribu. Konon dulu ada seorang yang ingin lencong ke Gunung Manyasal.

Dia menaiki ojek dengan tarif lima ribu menuju gunung tersebut. Perjalanan menuju Gunung Manyasal benar-benar membuatnya menyesal karena jauh dan terjalnya jalanan yang ditempuh.

Hingga kemudian dia tiba pada suatu bukit dan ketika menengok ke sekeliling, dia tersenyum girang melihat pemandangan cantik Teluk Jailolo.

Dari situ lah muncul nama Bukit Senyum Lima Ribu. Bukit Senyum Lima Ribu dapat ditempuh dari pusat kota Jailolo selama 20 – 30 menit.

Di sini traveler bisa menikmati keindahan teluk Jailolo. Waktu terbaik berkunjung adalah pada pagi dan sore hari karena di waktu tersebut banyak burung mampir dan berterbangan.

Pantai

Jailolo memang terkenal akan wisata pantainya. Perlu diingat, tipe pantai di Jailolo agak berbeda.

Kebanyakan pantai di Jailolo berpasir hitam nan eksotis. Menampilkan pemandangan lautan jernih dengan latar belakang gunung-gunung berapi di seberang lautan.

Salah satu pantai yang paling terkenal adalah pantai Bobo yang terletak sekitar 30 menit dari pusat kota Jailolo.

Bersama pantai Bobo, traveler juga bisa berkunjung ke pantai Payo, Bobanehena, Idamdehe, dan Marimbati.

Uniknya, pantai-pantai tersebut mempunyai sumber mata air panas. Jadi, pada pagi atau sore hari, traveler bisa berendam di kolam-kolam alami yang berisi mata air panas tersebut.

Bersantai sambil menikmati matahari terbenam.

Beberapa pantai lain yang terletak tak jauh dari Jailolo yang wajib dikunjungi adalah pantai Jiko Lamo, pantai Sidangoli, dan pantai Disa.

Hutan Sidangoli

Sekitar satu hingga dua jam berkendara dari Jailolo, traveler akan tiba di Sidangoli. Di sini terdapat sebuah konservasi tempat berlindungnya fauna khas Halmahera Barat, yaitu Burung Bidadari.

Fauna langka ini termasuk hewan endemik Halmahera yang telah dilindungi. Salah satu cara untuk bertemu dengan Burung Bidadari adalah dengan berkunjung ke hutan yang ada di Sidangoli.

Pulau-pulau

Sebelum berlabuh ke pelabuhan Jailolo, biasanya traveler akan berjumpa dengan pulau Buabua.

Pulau ini menjadi salah satu spot diving favorit. Selain itu, pulau berpasir putih ini juga dianggap keramat oleh penduduk sekitar.

Biasanya, sebelum memulai suatu upacara adat, warga setempat meminta izin dan berziarah dahulu ke pulau Buabua ini.

Traveler tak perlu khawatir, pulau kecil ini aman untuk dikunjungi dan salah satu pulau cantik yang ada di Halmahera Barat.

Salah satu pulau cantik di kawasan Jailolo adalah pulau Fastofiri. Jaraknya sekitar 30-40 menit naik kapal cepat.

Pulau ini merupakan pulau pasir yang hanya ditumbuhi satu pohon saja. Pulau Fastofiri ini pun merupakan destinasi menyelam atau snorkeling yang cocok bagi traveler pecinta keindahan bawah laut.

Sementara itu, di daerah Sidangoli, terdapat Pulau Donrotu. Di mana traveler bisa menemui gugusan kepulauan kecil yang banyak ditumbuhi hutan bakau.

Pulau ini cocok bagi traveler yang ingin terjun langsung ke alam menikmati kedamaian sejenak di pulau-pulau tak berpenghuni.

Jelajah Benteng Tua

Tak jauh dari Jailolo, tepatnya di daerah Sahu Barat, terdapat sebuah benteng Portugis yang masih bisa dinikmati sisa-sisa reruntuhannya.

Benteng ini terbilang cukup utuh walaupun tidak terawat. Selain itu, ada juga Benteng Kota Intan yang terletak di Jailolo Selatan.

Keadaan dari benteng ini tak utuh lagi namun traveler masih bisa melihat sisa-sisa fondasinya saja.

Tak ketinggaln, Benteng Gamkonora yang terletak di daerah Ibu Selatan ini juga bisa dikunjungi. Memiliki tinggi 10 meter dengan luas bangunan 50 x 50 meter.

WISATA KULINER DI JAILOLO

Wisata Kuliner Jailolo

Tak lengkap rasanya sudah menjelajah bumi rempah-rempah di Jailolo tanpa menyicipi kuliner khasnya.

Kawasan Indonesia timur terkenal dengan olahan sagunya. Nah, di Jailolo ini, selain nasi, masyarakat Jailolo menjadikan papeda sebagai makanan pokoknya. Papeda biasanya dimakan dengan sayur lilin dan ikan asin.

Sayur lilin ini tergolong khas karena bahannya merupakan sayuran yang mirip dengan rumput. Sayur lilin biasanya diolah dengan rempah-rempah dan kuah santan berwarna kuning.

Jangan sampai kelewatan juga Nasi Jaha dan Nasi Kembar, dengan lauk ikan dabu-dabu manta yang mempunyai cita rasa pedas.

Selain itu, cemilan khas Pisang Mulu Bebe dengan kopi atau teh adalah pasangan yang pas untuk menemani traveler bersantai di pagi atau sore hari di tengah pesisir teluk Jailolo.

Pisang Mulu Bebe adalah olahan pisang yang digoreng tanpa bumbu apapun. Uniknya, Pisang Mulu Bebe ini pun dapat dinikmati dengan sambal dabu-dabu.

Kunjungi Juga:

2 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like