Pisang Plenet Semarang

15+ Kuliner Semarang Asli Khas Kota Atlas

Total
0
Shares

Kuliner Semarang – Selain dikenal sebagai kawasan perindustrian dan surganya wisata, Kota Semarang juga terkenal akan beragam jenis wisata kulinernya.

Ada banyak kuliner Semarang yang bisa Anda jumpai seperti bandeng presto, garam asem, nasi ayam Semarang, dan juga lumpia.

Tahukah Anda, jika Semarang merupakan kota terbesar ke lima sesudah Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bandung.

Semarang sering disebut dengan julukan Venetie Van Java, The Port of Java, dan juga Semarang Pesona Asia.

Selain itu, Kota Semarang juga biasa disebut sebagai kota Lumpia. Mengapa demikian? Karena lumpia khas Semarang terbuta dari 2 akulturasi kebudayan yakni Jawa dan juga China.

Berikut ini beberapa daftar wisata kuliner khas Semarang yang wajib Anda cicipi, antara lain.

1. Nasi Ayam Semarang

Nasi Ayam Semarang

Kuliner Semarang yang satu ini sekilas memang hampir mirip dengan nasi liwet khas Solo. Penyajiannya yaitu dengan nasi putih yang gurih nan renyah karena dimasak dengan santan.

Selain itu, nasi ayam ini seringkali disantap dengan suwiran daging ayam yang sudah matang, tahu putih, sambal goring labu siam dan krecek, serta telur pindang laludi dengan campuran kuah santan.

Untuk harga satu porsi nasi ayam ini dibanderol sekitar Rp 10ribu – Rp 15ribu saja.

2. Bandeng Presto Khas Semarang

Bandeng Presto

Makanan yang satu ini juga merupakan salah satu oleh-oleh khas Semarang. Terbuat dari ikan bandeng segar yang telah dibumbui dengan kunyit, bawang putih, dan juga garam.

Kemudian presto hingga lembut. Uniknya, ikan bandeng presto ini dibungkus dengan alas daun pisang.

Apa itu presto?

Presto adalah cara memasak dengan memanfaatkan uap air yang bertekanan tinggi.

Nantinya, uap air tersebut akan memasak makanan yang berada di dalam panic tersebut. Sebagaimana yang kita tahu, ikan bandeng terkenal dengan banyak duri dan tulang.

Makanan ini sangat banyak diminati, selain melunakkan duri-duri ikan bandeng, rasanya pun sangat nikmat dan lezat.

3. Tahu Gimbal

Berkunjung ke Semarang, tak afdol jika tidak mencicipi kuliner yang satu ini yaitu tahu gimbal. Apa itu tahu gimbal?

Dari namanya saja tentu kita sudah tahu bahwa bahan utama makanan ini adalah tahu. Tahu gimbal merupakan kuliner khas Semarang yang dipadukan dengan tahu goring, tempe, gimbal, irisan kol, dan kemudian disiram dengan sambal kacang.

Gimbal merupakan ikan udang yang telah digoreng dengan tepung. Cita rasa dari gimbal ini yaitu pedas, manis, dan gurih. Kuliner tradisional ini banyak dijumpai di kawasan kaki lima.

Harga satu porsi nya dibanderol sekitar Rp 10.000 saja.

Coba Kunjungi 3 Tahu Gimbal Enak dan Paling Terkenal di Semarang.

4. Soto Bangkong

Soto Bangkong

Jika pada umumnya soto berwarna kekuningan, lain halnya dengan soto khas Semarang yang satu ini. Soto Bangkong ini sudah ada sejak tahun 1950-an.

Perbedaan yang paling mencolok dari soto ini adalah kuahnya yang bening meskipun warnanya agak kecokelatan.

Penyajiannya dicampur dengan suwiran ayam, tauge, irisan tomat, bihun dan juga taburan bawang merah dan bawang putih.

Coba Juga: 10 Wisata Kuliner Jogja yang Hits di Tahun 2019

5. Garang Asem Khas Semarang

Garang Asem Khas Semarang

Memang terdengar asing di telinga saat mendengar nama kuliner khas Semarang satu ini yaitu Garang Asem.

Kuliner ini terbuat dari olahan ayam dengan kuah santan berbumbu belimbing wuluh dan juga cabai.

Selanjutnya, ayam dan kuah santan dimasak dengan dibungkus menggunakan daun pisang dan ditutup atasnya dengan lidi.

Penyajian makanan ini yaitu dengan ditemani nasi putih hangat, jeroan ayam yang ditusuk bagai sate, serta tempe goring.

Biasanya jenis ayam digunakan untuk membuat Garang Asem adalah ayam kampung.

6. Mie Kopyok

Mie Kopyok

Bagi Anda yang penasaran dengan rasa dari Mie Kopyok, Anda bisa berkunjung ke Semarang. Memang cukup sulit menjumpai kuliner Semarang yang satu ini.

Mie kopyok ini merupakan makanan yang berbahan dasar mie dan ditambahkan dengan tetelan daging serta lauk pauk berupa tahu dan kerupuk gendar diatasnya.

Umumnya, makanan ini dijual menggunakan gerobak dan dijajakan mengeliling kampung-kampung.

7. Tahu Petis

Tahu Petis

Berikutnya ada Tahu Petis yang juga merupakan makanan khas Semarang. Memiliki cita rasa pedas, kuliner ini berbahan dasar  tahu putih yang kemudian diisi dengan petis.

Cara memasukkan petis ke dalam tahu ialah dengan menyayatnya terlebih dahulu, namun jangan sampai tahu terbelah.

Tahu yang digunakan biasanya yang memiliki tekstur tidak terlalu padat. Saat proses penggorengan, disarankan tahu harus kering.

Apa itu petis? Petis merupakan olahan dari sisa cairan rebusan ikan atau pun udang. Namun, di Semarang ada juga yang menggunakan petis buatan atau bukan petis asli.

Adapun petis buatan umumnya terbuat dari adonan kanji dengan campuran gula dan diberi tinta cumi agar warnanya tampak kehitaman.

Cita rasanya sama saja, tetap enak, gurih, dan maknyus.

Baca Juga: 1 Dekade “Bermesraan” Dengan Tahu Petis Semarang

8. Babat Gongso

Babat Gongso

Jika berlibur ke Semarang, sempatkan untuk mencicipi kuliner khas satu ini yaitu Babat Gongso.

Disajikan dengan nasi putih hangat, makanan ini bisa Anda jumpai di kawasan Jalan Pemuda. Disana terdapat Nasi Babat Gongso yang terkenal akan rasanya yang enak dank has.

Babat gongso adalah makanan yang terdiri potongan babat dan jeroan, seperti ati, paru, limpa, yang kemudian dimasak dengan menggunakan bumbu kecap yang kental, manis, dan gurih.

Cita rasa pedas dari babat gongso ini juga terasa dan tekstur dagingnya juga empuk. Harga satu porsinya dibanderol sekitar Rp 20ribu – Rp 25ribu.

9. Lumpia

Lunpia Crab

Siapa yang tak kenal dengan Lumpia?

Ya, makanan khas Semarang satu ini memang sangat populer dan sudah banyak tersebar di seluruh kota di Indonesia.

Jika berlibur ke Semarang, biasanya lumpia inilah yang seringkali dibungkus sebagai oleh-oleh.

Selain rasanya yang enak dan gurih, lumpia ini juga mudah dijumpai. Lumpia merupakan perpaduan antara cita rasa Tionghoa dan Indonesia.

Biasanya agar semakin enak, Anda bisa menambahkan cabai dan acar asam. Harga untuk satu porsi lumpia ini biasanya sekitar Rp 9.000 – Rp 12.000 saja.

Coba Kunjungi: Menjelajahi Rasa Kuliner Khas Kota Semarang di Lunpia Delight

10. Gandos Khas Semarang

Gandos Khas Semarang

Kuliner khas Semarang yang jarang dijumpai berikutnya adalah Gandos. Makanan ini memang jarang dijumpai karena para pembuatnya sudah langka.

Gandos ini terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan, kemudian diberi garam dan dituangkan ke dalam cetakan.

Adonannya tersebut akan dimasak dengan menggunakan api yang sangat panas. Makanan ini berbentuk setengah lingkaran dengan taburan gula disekelilingnya.

Cita rasanya yaitu manis, gurih, dan juga renyah saat digigit oleh mulut.

11. Gudangan

Gudangan
Sumber: cookpad.com

Selanjutnya, ada gudangan yang juga merupakan makanan khas kota Semarang. Terbuat dari urapan sayur rebus dan juga bumbu sambal gudangana.

Adapun bumbu sambal tersebut adalah parutan kelapa yang dibumbui dengan bawang putih dan bawang merah.

Biasanya menggunakan sayuran seperti bayam, wortel, daun singkong, kecamba, kubis, dan lainnya.

Penyajiannya paling nikmat ditemani dengan nasi putih hangat, rempeyek, dan juga telur rebus.

12. Pisang Plenet

Pisang Plenet Semarang

Apa itu Pisang Plenet?

Ya, jajanan khas Semarang satu ini memang sangat enak, namun sudah jarang ditemukan.

Berbahan dasar pisang kapok yang dibakar diatas aran, kemudian ditekan dengan papan kecil hingga bentuknya menjadi pipih.

Umumnya, pisang yang digunakan adalah pisang kepok raja karena rasanya yang manis dan juga kuning.

Biasanya, jajanan ini dijual di gerobak-gerobak dengan berbagai varian rasa seperti keju, cokelat, nanas, dan lainnya.

Harga untuk satu porsi pisang planet ini berkisar Rp 4.000 saja. Murah meriah sekali bukan.

13. Wingko Babat

Wingko Babat

Tak hanya itu, Semarang juga terkenal dengan Wingko babatnya yang enak. Jajanan tradisional ini terbuat dari beras ketan dan kelapa yang dibakar.

Memiliki cita rasa yang bervariasi ada kelapa muda, cokelat, dan lain sebagainya. Pembuatannya pun cukup simple yaitu dari bahan-bahan alami dan nyaman di lidah.

Harga untuk satu porsi wingko babat ini hanya Rp 2.000 saja. Para wisatawan umumnya membeli wingko babat ini sebagai oleh-oleh khas Semarang.

Tertarik untuk mencoba? Anda bisa mengunjungi kawasan Simpang Lima Semarang.

Kunjungi Juga: Berburu Oleh-Oleh di Kota Lama Semarang, Dari Wingko Babat Cap Kereta Api Hingga Koleksi Barang Antik

14. Tahu Pong

kuliner semarang
Sumber: tripadvisor.co.id

Kuliner khas Semarang berikutnya adalah tahu pong. Bentuknya yang seperti bola ping pong dan isinya yang kosong (kopong) menjadikan makanan ini disebut tahu pong.

Berbahan dasar tahu yang digoreng hingga garing dan gurih. Kuliner ini banyak digemari oleh mayarakat. Sekilas memang hampir mirip dengan tahu bulat yang sedang populer saat ini.

Bedanya, tahu pong ini disiram dengan petis yang encer dan kemudian bisa ditambahkan dengan acar dan juga ulekan cabai hijau.

Cita rasanya sangat nikmat, dijamin bikin ketagihan. Harga untuk satu porsi Tahu Pong ini berkisar Rp 6.000 saja.

15. Kue Moaci

kuliner semarang

Anda juga bisa membungkus oleh-oleh khas Semarang yang satu ini yaitu Kue Moaci.

Berbahan dasar tepung ketan, gula caramel, dan campuran kacang sebagai isinya, serta bentuknya yang bulat menjadikan kue ini cukup unik.

Sesuai dengan bahan dasarnya yaitu tepung ketan maka identik dengan yang namanya lengket. Kue ini dilapisi dengan bubuk tepung dan diberi alas dari kertas roti.

Semakin hari, kue moaci ini berkembang dengan berbagai varian warna mulai dari hijau, kuning, cokelat, hingga merah.

Isinya pun sudah bervariasi, Anda bisa mencoba rasa seperti cokelat, pandan, stroberi, dan juga durian.

16. Wedang Tahu

minuman khas semarang
Sumber: pagipegi.com

Selanjutnya, ada wedang tahu yang juga merupakan kuliner khas Semarang. Kuliner satu ini merupakan minuman hangat yang menyegarkan dahaga.

Terbuat dari campuran jahe, gula jawa, dan juga kembang tahu yang berasal dari sari kedelai. Cita rasa wedang tahu ini yaitu manis dan juga menghangatkan.

Kuliner ini dipercaya bermanfaat dan mampu melancarkan ASI, memperbaiki metabolisme tubuh, menurunkan tekanan darah tinggi, hingga menurunkan kolesterol.

Selain itu, harga untuk satu porsi wedang tahu ini sangat murah dan dijamin tidak bikin kantong bolong yaitu hanya Rp 6.000 saja.

17. Mangut Welut

Kuliner Semarang

Terakhir, ada Mangut Welut yang juga merupakan kuliner Semarang yang khas. Sebagaimana yang kita tahu, belut adalah hewan air laut tawar yang mengandung protein cukup tinggi.

Tak hanya itu, belut juga terkenal dengan rasanya yang guring jika digoreng hingga garing.

Jika umumnya, Anda pernah mendengar mangut ikan air tawar, lain halnya dengan mangut welut yang menjadi makanan khas Semarang ini.

Sangat jarang sekali ditemukan para penjual magut welut. Salah satu rumah makan di kawasan Jalan Kyai Saleh menjual menu makanan ini sejak tahun 1985.

Kuliner ini menjadi primadona bagi rumah makan tersebut. Cita rasa yang gurih dan segarnya kuah mangut menjadikan makanan ini sangat nikmat dan maknyus.

Harga untuk satu porsinya berkisar Rp 10.000 an saja.

Kunjungi Juga:

4 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like