Nasi Campur Ayam Bali

10+ Makanan Khas Bali Asli Paling Terkenal, Pilih yang Halal

Total
0
Shares

Makanan Khas Bali – Pulau Bali merupakan destinasi yang paling populer di Indonesia.

Pesona sejuta lautnya yang penuh dengan keindahan dan dilengkapi pasir putih membuat Bali tidak pernah sepi dari pengunjung baik lokal maupun mancanegara.

Tidak chanya kaya akan tempat wisata, namun terdapat berbagai makanan khas Bali yang cukup lezat dan wajib untuk dicoba ketika berkunjung ke Bali.

Kuliner khas Bali memiliki daya tarik tersendiri bagi para foodies karena selalu diracik dengan bumbu rempah-rempah yang kuat dan juga pedas.

Kebanyakan wisatawan lokal hanya mengenal beberapa jenis kuliner seperti Ayam Betutu dan Babi Guling saja.

Sebenarnya masih banyak makanan khas Bali yang lainnya dan cukup populer.

1. Ayam Betutu

Ayam Betutu
Sumber: notepam.com

Ayam Betutu merupakan menu makanan khas Bali yang paling populer dan sudah sangat dikenal oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Bagi Anda yang masih merasa asing dengan nama Ayam Betutu, menu yang satu ini tidak boleh kelewatan saat berkunjung ke Bali.

Bahkan Ayam Betutu pernah masuk ke acara TV “Maknyus” yang dibawakan oleh Alm. Bapak Bondan Winarno.

Bagi Anda pencinta masakan pedas, besiap-siaplah untuk jatuh cinta dengan makanan kuliner khas Bali ini yang berlimpahkan rempah-rempah dengan tekstur pedas dan membuat ketagihan.

Uniknya, bumbu rempah-rempah tersebut dimasukkan ke bagian dalam perut ayam kampung  dan kemudian dagingnya dibungkus dengan daun pisang.

Cara pengolahannya yaitu yaitu dengan cara dipanggang di atas bara api sekam yang memakan waktu hingga 24 jam, agar menghasilkan rasa ayam kampung yang gurih, pedas, lembut yang otentik.

Namun Ayam betutu ini tidak selalu menggunakan daging ayam, ada beberapa masyarakat Bali yang menyajikannya dengan menggunakan daging bebek.

2. Babi Guling

Perlu digaris bawahi dan dicetak tebal, bahwa menu makanan khas Bali yang satu ini seratus persen tidak halal.

Meski begitu, makanan kuliner ini menjadi tujuan utama kuliner bagi masyarakat Bali, wisatawan lokal maupun mancanegara yang bergama selain muslim.

Warna kulit Babi Guling ini kecoklatan dan sangat renyah di lidah saat di makan. Apalagi dagingnya yang empuk, lembut dan penuh rempah-rempah.

Dan uniknya lagi, bumbu basa genep Bali dan juga sayur daun singkong dimasukkan ke dalam perut babi, kemudian diguling di atas bara api sampai daging babi tersebut masak.

Menu kuliner Babi Guling biasanya disajikan dengan nasi putih bersama dengan lawar, semangkuk kecil jukut ares dan sate lilit.

Coba Juga: 13 Oleh-oleh Khas Bali Pilihan yang Rekomended Dibawa Pulang

3. Nasi Campur Ayam Bali

Nasi Campur Ayam Bali
Sumber: pagipegi.com

Nasi campur merupakan salah satu makanan khas Bali yang cukup populer selain Ayam Betutu dan Babi Guling.

Bagi penduduk asli Bali, nasi campur merupakan menu makanan mereka sehari-hari.

Nasi campur ini biasanya di sajikan dengan pelengkap sate lilit, sayur urap, lawar ayam dan suwiran ayam sisit bumbu Basa Genep Bali bersama nasi putih hangat.

Makan Nasi Campur akan lebih nikmat jika Anda mencapurnya dengan sambal matah atau sambal embe khas Bali.

Menariknya lagi dari menu ini yaitu selalu tampil dengan lauk yang bervariasi di setiap rumah makan di Bali, misalanya saja dihidangkan dengan dengan telur sambal tomat, ayam betutu, kulit ayam goreng, ikan pindang, daun umbi pedas, atau dilengkapi dengan taburan kacang goreng.

4. Sate Lilit Bali

Sate Lilit Bali
Sumber: kintamani.id

Sate lilit Bali berbeda dengan sate lilit pada umumnya yang dagingnya di tusuk, namun sate lilit ini dibuat dengan cara di lilit.

Sebelumnya, daging ayam dicincang halus terlebih dahulu dan di ramu dengan bumbu Bali yang cukup khas. Kemudian, dililitkan di batang daun serau atau tangkai bumbu.

Rasa sate lilit ini di jamin gurih dan empuk. Terlebih lagi pada sate lilit yang menggunakan batang serai, Anda akan mencium aroma wangi yang cukup sedap dari daun serai tersebut.

Pada umumnya daging yang digunakan, antara lain yaitu daging ayam, ikan tengiri ataupun daging babi.

Kunjungi Juga: 10+ Tempat Menginap Murah di Bali yang Cocok Untuk Backpacker

5. Lawar Kuwir

Lawar Kuwir
Sumber: travelingyuk.com

Lawar merupakan campuran dari sayur-sayuran dan daging yang telah dicincang dan di ramu menggunakan bumbu khas Bali.

Memang pada umumnya Lawar ini diolah dengan menggunakan campuran daging babi cincang.

Namun ternyata bebek entog (kuwir) juga dapat dijadikan daging alternative yang di favoritkan oleh masyarakat Bali.

Biasanya daging entog yang sudah dicuci bersih kemudian dicincang dan dicampur dengan potongan-potongan sayur seperti kacang panjang dan parutan kelapa serta dilumuri dengan bumbu Bali.

Lawar Kuwir akan lebih nikmat apabila disantap bersama nasi putih hangat bersama sate lilit, suwiran Ayam Betutu, kacang tanah dan semangkok semangkok jukut ares (sayur batang pisang).

6. Nasi Tepeng

Nasi Tepeng

Nasi Tepeng merupakan makanan khas dari Gianyar, nasi ini disajikan cukup lembek seperti bubur.

Racikan bumbu rempah-rempah ala Bali yang disiram di atas Tepeng menjadi daya tarik tersendiri, tak heran jika rasanya cukup pedas dan ampuh untuk menggoyang lidah.

Jika Anda berkunjung ke Bali, maka belum afdhol jika tidak mencoba menu yang satu ini.

Nangka muda, kacang panjang, kacang merah, daun kelor, terong dan kelapa parut merupakan sayuran yang digunakan sebagai pelengkap Nasi Tepeng.

Sementara untuk jenis lauknya biasanya menggunakan suwiran ayam goreng dan telur.

Untuk penyajiannya pun cukup unik yaitu menggunakan daun pisang yang menambah khas dari menu yang satu ini.

7. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo
Sumber: pinterest.com

Bagi Anda yang penasaran dengan Nasi Jinggo yang merupakan salah satu makanan khas Bali ini memang cukup lezat dan sangat populer.

Keunikan dari Nasi Jinggo yaitu kemasanya yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang dan dilengkapi dengan sambal yang super pedas.

Nasinya disajikan hanya satu kepalan tangan orang dewasa, namun dilengkapi lauk pauk seperti daging ayam suwir, tempe goreng dan mie goreng.

Jika Anda tidak cukup kenyang dalam menyantap satu bungkus Nasi Jinggo, maka Anda dapat menambahnya lagi sampai Anda kenyang.

Tidak ada yang tahu pasti, makna dari nama istilah Jinggo (Jenggo), namun konon berasal dari bahasa Hokkien Jeng go dan memiliki arti seribu lima ratus.

Memang pada tahun 1997, pada saat nasi ini belum populer untuk satu bungkus Nasi Jinggo hanya dibandrol Rp.1.500, namun sekarang rata-rata di jual dengan harga Rp.3000-Rp.4000 an per bungkus.

Kunjungi Juga: Pantai Tanjung Benoa Bali: Harga Tiket Masuk & Rute Menuju Lokasi

8. Serombotan

Serombotan

Jika di negara barat terkenal dengan makanan yang disebut salad, namun di Jawa sangat identik dengan sayur urap.

Sedangkan di Bali identik dengan kuliner yang berasal dari sayur-sayuran khas yang bernama Serombotan.

Kuliner khas Klungkung ini menyajikan campuran sayur-sayuran seperti kacang panjang, buncis, terong bulat, kangkung, pare dan taoge.

Sementara bumbu dari Serombotan ini disebut dengan Kalas, yaitu semacam santan yang berisi dengan campuran kunyit tumbuk, ketumbar, bawang merah, bawang putih dan kencur.

Bumbu tersebut dikombinasikan dengan bumbu kacang dan bumbu pedas.

9. Tipat Blayag

Tipat Blayag

Anda mungkin sudah cukup familiar dengan kuliner Tipat Cantok di Bali. Namun bagaimana dengan kuliner yang bernama Tipat Blayag khas Buleleng?

Bentuk dari Tipat Blayag tidak diulat layaknya ketupat persegi, namun lebih mirip dengan lontong yang dililit memanjang yang dibungkus menggunakan janur muda atau daun enau muda.

Berbeda dengan Tipat Cantok yang menggunakan bumbu kacang, sedangkan Blayag memiliki bumbu yang berasal dari olahan tepung beras dan dilengkapi dengan bumbu Bali.

Tekstur dari bumbunya cukup kental mirip dengan santan dan sangat nikmat ketika disantap dengan potongan-potongan tipat blayag, ayam sisit, sayur urap, gorengan ceker ayam, kacang kedelai dan kerupuk kulit ayam.

9. Rujak Kuah Pindang dan Rujak Bulung

Rujak Kuah Pindang

Apakah Anda pernah mencicpi rujak dengan menggunakan bumbu ikan tuna?

Di Bali, kalian dapat mencoba kuliner unik yang biasa dijual di warung kecil di pinggir-pinggir jalan.

Maka Anda dapat merasakan sensasi pedas yang yang sekaligus segar saat dirasakan dilidah, saat Anda menyantap irisan mangga yang dicampur dengan kuah pindang dan cabe yang super pedas.

Tidak hanya mangga yang dapat Anda nikmati, Anda dapat mengganti isiannya dengan campuran berbagai jenis buah lainnya atau menambahkan rumput laut.

Di Bali, rujak rumput laut yang menggunakan bumbu kuah pindang ini dikenal dengan sebutan Rujak Bulung.

Rasakan sensasi segar yang muncul dengan kombinasi rumput laut dan kuah pindang.

10. Tum Ayam Khas Bali

Tum Ayam Khas Bali
Sumber: pinterest.com

Makanan khas Bali lainnya yaitu Tum Ayam Khas Bali yang berbahan dasar ayam. Kuliner ini tidak jauh beda dengan kuliner khas Jawa yaitu pepes.

Proses pembuatannya juga sama dengan membuat pepes.

Cara pembuatannya yaitu bahan-bahannya dicincang termasuk juga ayamnya, kemudian diberi bumbu dan dibungkus dengan menggunakan daun pisang.

Terakhir, dikukus sampai tum ayam tersebut masak. Sangat mirip dengan pepes, bukan?

Anda juga dapat mecobanya di rumah jika setelah mencicipi makanan khas kuliner Bali tersebut.

Namun yang membuat spesial yaitu bumbu Tum Ayam yang terdiri dari campuran santan dengan berbagai rempah-rempah seperti bawang, jahe, lengkuas, kencur dan bumbu yang lainnya.

11. Jaja Wajik Khas Bali

Jaja Wajik Khas Bali
Sumber: cookpad.com

Jaja Wajik merupakan makanan khas Bali yang wajib Anda coba jika berkunjung ke Bali dan dapat Anda jadikan oleh-oleh untuk keluarga di rumah.

Jajanan tradisional khas Bali ini masih tetap eksis hingga saat ini. Anda dapat menemukan jajanan yang satu ini dengan mudah di berbagai pusat oleh-oleh di Bali.

Jajanan ini masih sangat digemari oleh masyarakat Bali, karena rasnya yang manis dan legit.

Sedikit informasi untuk Anda, Jaja merupakan istilah dalam bahasa Bali yang artinya yaitu panganan atau jajan.

Jaja wajik ini juga selalu ada pada saat acara pernikahan di Bali dan sangat cocok untuk dijadikan camilan.

12. Jaja Bendu Khas Bali

Jajanan khas bali

Satu lagi makanan khas Bali yang wajib Anda cobain yaitu Jaja Bendu. Jajanan yang satu ini berasal dari Jambrana Bali.

Jajanan ini merupakan jajanan tradisonal yang masih eksis hingga saat ini.

Kue ini bisa dibilang sangat sederhana dan dibuat dengan bahan-bahan yang simpel  namun justru membuat orang ketagihan.

Cara membuatnya juga cukup, dibuat dari tepung ketan yang diisi dengan campuran parutan kelapa dan gula bali kemudian dibungkus dengan bungkus pisang.

Selain disajikan ditemani dengan minum teh hangat atau kopi, jaja bendu sering disajikan dalam berbagai acara penting.

Bahkan kue ini sering muncul di acara-acara resmi di instasi pemerintahan Bali. Banyak sekali bukan, makanan khas Bali yang dapat Anda coba ketika berkunjung ke Bali.

Jika Anda berlibur ke Bali jangan lewatkan untuk mencoba kuliner-kuliner di atas, karena akan menambah sensasi ketika Anda mencobanya.

Coba Juga:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like