9 Oleh-oleh Khas Jogja yang Layak Kamu Bawa Pulang

Total
0
Shares

Oleh-oleh Khas Jogja – Yogyakarta salah satu kota dan provinsi di Pulau Jawa yang selalu ramai setiap pekannya karena wisatawan.

Tak heran berbagai tempat di kawasan wisata kota ini menyediakan oleh-oleh khas Jogja.

Tentunya oleh-oleh tersebut dapat dibawa pulang atau sekadar sebagai cemilan menemani para wisatawan menikmati panorama Kota Jogja.

Oleh-oleh khas kota ini tak hanya gudeg yang terkenal sebagai makanan populer khas Kota Pelajar. Banyak kuliner lain atau cemilan lainnya khas Jogja yang dapat dijadikan sebagai buah tangan.

Setelah menikmati panorama keindahan Yogyakarta dari beragam destinasi wisata yang telah dikunjungi bersama keluarga.

Yogyakarta memiliki rentetan daftar oleh-oleh yang khas dan hanya tersedia di kota ini.

Beragam jajanan yang ditawarkan tentu sangat direkomendasikan sebagai buah tangan bagi sanak saudara di rumah.

Seperti kurang lengkap jika berkunjung ke Jogja tanpa membawa buah tangan yakni makanan khasnya untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

Berikut ini oleh-oleh khas Jogja yang enak, murah, ttahan lama dan aman untuk dibawa pulang kerumah.

Kebanyakan jajanan ini dapat ditemukan oleh para pengunjung di berbagai pusat oleh-oleh yang tersebar luar di Jogja.

1. Bakpia Jogja

Bakpia Jogja

Bakpia Jogja menjadi makanan pertama yang wajib dan lazim berada dalam barang bawaan para pengunjung ketika pulang kerumah masing-masing.

Para pengunjung harus memastikan mereka telah membeli Bakpia ini sebagai oleh-oleh dari Jogja untuk keluarga di rumah.

Biasanya bakpia berbentuk bulat kecil dengan memiliki isi yang beragam, seperti kacang hijau, keju dan coklat.

Dibalut dengan tepung  lalu dipanggang, rasanya guring dan empuk menjadi favorit para wisatawan lokal maupun manca negara. 

Dalam memilih bakpia, para wisatawan dapat melakukan beberap tips ini diantaranya, mencicipi sebelum membeli.

Pilih yang lunak dan mudah hancur karena itu tandanya belum lama diproduksi. Kalau sudah keras dapat dipastikan pembuatan bakpia itu sudah lama.

Kemudian para pengujung direkomendiasikan untuk datang langsung ke pabrik pembuatan.

Alamat Penjual Bakpia Jogja

Bakpia Kurnia Sari Jogja:

  • Outlet 1 Ruko Permai Lor No 6 Jalan Ringroad utara Yogyakarta.
  • Outlet 2 di Jalan Glagah Sari No 97C dan No 112, Yogyakarta.

Bakpia Patok 25 Jogja:

  • Outltet 1 Jalan AIP II KS Tubun I/504, Yogyakarta.
  • Outlet 2 Jalan Adisucipto KM 9, Yogyakarta
  • Outlet 3 Jalan Aip II KS Tubun 65, Yogyakarta

Bakpia Pojok Bu Prapti Jogja:

  • Outlet Jalan Monjali No 54 Karangjati, Yogyakarta

Bakpia Pathok 145 Jogja:

  • Outlet 1 Jalan Gambiran No 40, Yogyakarta.
  • Outlet 2 Jalan Wijilan, Yogyakarta atau Depan Gudeg Yu Djum.
  • Outlet 3  Jalan Jendral SUdirman No 25, Yogyakarta.
  • Outlet 4  Jalan Kaliurang Km 5,6, Yogyakarta.

Bakpia Merlino Jogja:

  • Outlet 1 Jalan R. E. Martadinata No 24B.
  • Outlet 2 Jalan Pakuningratan No 55, Yogyakarta.

2. Yangko Jogja

Yangko Jogja

Jika Bakpia menjadi yang pertama, maka Yangko menjad yang kedua. Dapat dibilang Yangko merupakan pasangan Bakpia.

Karena setiap pengunjung membeli Bakpia menjadi oleh-oleh khas, maka mereka juga akan membelo Yangko sebagai pendamping Bakpia tersebut.

Yangko merupakan salah satu cemilan yang terbuat dari tepung ketan, bentuknya persegi empat, kecil mungil dan dilapisi tepung terigu.

Kue ini memiliki rasa manis dengan tekstur kenyal, aroma khas yang dimiliki yangko menjadi salah satu alasan mengapa para wisatawan banyak mencari cemilan ini.

Di dalam cemilan ini terdapat kacang dan gula, selain rasa original terdapat pula beragam rasa yang ditawarkan kepada para wisatawan, seperti rasa buah-buahan.

Yangko dapat ditemui di Kotagede dan juga di pusat oleh-oleh yang tersebar di seluruh Kota Yogyakarta, beberapa diantaranya seperti berikut.

Alamat Penjual Yangko Jogja

  • Yangko Pak Prapto, Jalan Pramuka No 82.
  • Yangko Bu Nining
  • Outlet 1 Jalan Menteri Supeno No 118.
  • Outlet 2 Jalan Gajah Mada No 29, Yogyakarta.

3. Geplak

Geplak Jogja

Geplak merupakan oleh-oleh khas Jogja yang paling terkenal selanjutnya, makanan khas yang satu ini terbuat dari bahan dasar kelapa, gula dan perwarna serta aroma makanan sesuai dengan selera.

Geplak biasanya disajikan dengan warna yang mencolok dan menyala, seperti kuning, merah coklat, pink sesuai dengan rasa geplak itu.

Pembuatan geplak ini tidak sulit dan terbilang sangat mudah, karena bahan yang perlu disiapkan sangat mudah untuk didapat.

Daging kelapa muda yang dibersihkan dari kulit luar, setelah itu diparut kemudian santannya ditempatkan pada suatu kwali lalu dicampur, diaduk setelah itu dinaikkan ke tungku.

Selama kurang lebih dari 4 jam, adonan tadi diturunkan dari rungku kemudian diberi aroma dan dibentuk sesuai dengan bentuk geplak pada umumnya.

Makanan ini mudah didapat karena hampir semua pusat oleh-oleh di Yogyakarta menjualnya.

Para pengunjung dapat membeli di Toko oleh-oleh Geplak Mbok Tumpuk Bantul yang terkenal legendaris.

4. Gudeg

Gudeg jogja

Salah satu alasan mengapa Jogja disebut sebagai Kota Gudeg adalah makanan khas Gudeg yang selalu menjadi idaman para wisatawan ketika berkunjung ke kota ini.

Bisa dibilang belum dapat dibilang pernah ke Jogja jika belum mencicipi dan menikmati cita rasa gudeg khas Jogja.

Gudeg bisa dibawa pulang sebagai buah tangan khas Jogja lho, sebenarnya makanan ini terdapat dua jenis, gudeg basah dan gudeg kering.

Bagi para wisatawan yang ingin membawa pulang untuk sanak saudara di rumah disarankan untuk membeli gudeg kering.

Gudeg kering tak jauh berbeda dengan gudeg basah, hanya saja proses memasakknya membutuhkan waktu yang cukup lama dan rasanya cenderung lebih manis ketimbang gudeg basah.

Gudeg kering bisa bertahan hingga 3 hari, dapat disimpan di lemari es, simpel bukan?

Salah satu tempat yang menyajikan gudeg dengan cita rasa khas Jogja adalah Gudeg Yu Djum, terletak di Jalan Kaliurang 5, Yogyakarta.

Disini para pengunjung dapat memesan untuk dibawa pulang dan disantap langsung di tempat.

5. Cokelat Monggo

Cokelat Monggo Jogja

Cokelat Monggo merupakan satu-satunya oleh-oleh khas Jogja bergaya Eropa.

Tak hanya gaya, cita rasa yang diberikan cokelat ini pun juga seperti kebanyakan cokelas yang berasal dari Eropa.

Diolah dari biji cokelat asal Sumatera dan Sulawesi, pemilik brand oleh-oleh ini adalah pria berkebangsaan Belgia.

Meski pemilikya orang asing tetapi tekstur dan tampilan cokelat ini tetap membawa unsur budaya Jawa.

Para pengunjung dapat membeli di Jalan Dalem KG II/978, Kotagede, Yogyakara. Selain membeli, para pengunjung juga dapat melihat langsung proses pembuatan cokelat ini.

5. Salak Pondoh

Salak Pondoh

Salak Pondoh mungkin merupakan berkah dari keberadaan Gunung Merapi bagi masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

Beberapa daerah seperti di Magelang, Muntilan dan Sleman sangat subur dan cocok untuk budidaya salak pondoh.

Salak pondoh merupakan salah satu buah dengan ciri khas daging kering berwarna putih dengan rasa manis dan segar.

Para pengunjung dapat datang ke Kampung Gandung, Bangunkerto, Sleman, Kawasan ini selain luas karena perkebunan salak tetapi juga menyediakan agrowisatawa.

Kawasan bermain juga untuk anak, sepanjang jalan menuju tempat ini juga banyak kios-kios buah yang menjual salak.

6. Thiwul Yu Tum

Thiwul Yu Tum

Thiwul tak lagi menjadi makanan pokok bagi warga di Gunungkidul, perannya kini berubah menjadi oleh-oleh khas Yogyakarta yang berasal dari Gunungkidul.

Salah satu thiwul yang terkenal seantero Jogja adalah Thiwul Yu Tum yang terletak di Jalan Pramuka No.36, sebelah Balai Desa Wonosari.

Tumbukan gaplek yang pas membuat matang jika ditanakn terasa lembut di mulut dan memiliki tekstur seperti roti.

Selain itu, pemanis gula jawa dan parutan kelapa yang menjadi pendamping setia membuat rasa oleh-oleh khas ini menjadi sangat gurih.

Thiwul Yu Tum dapat dinikmati langsung sebagai camilan atau dijadikan nasi, disantap dengan sambal bawang ditambah dengan sayur lombok ijo.

Selain itu, Thiwul Yu Jum juga menyediakan varian rasa, mulai dari keju hingga coklat.

7. Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Tasuba (Tahu Susu Bakso)

Jika Semarang punya tahu bakso yang terkenal, maka Yogyakarta memiliki Tasuba, Tahu Susu Bakso dengan aneka ragam rasa.

Tasuba memiliki tekstur tahu yang lebih pada jika dibandingkan dengan tahu bakso pada umumnya.

Proses pembuatannya pun bersih dan higienis karena mulai tahu hingga bakso diproduksi masing-masing.

Tasuba juga dibuat tanpa pengawet, jadi dapat dipastikan lebih sehat dan aman untuk dikonsumsi.

Bagi para wisatawan yang tengah berkunjung ke Jogja, mampir saja di Jalan Laksda Adisucipto km 6,7 Yogyakarta, disini para wisatawan akan mendapatkan Tasuba dengan cita rasa khas Jogja.

Meski diproduksi tanpa bahan pengawet, Tasuba ini mampu bertahan lama hingga sampai 6 bulan.

Memiliki cita rasa yang lezat dan awet tahan lama tanpa pengawet makanan, Tasuba menjadi oleh-oleh hits baru di Jogja yang paling dicari oleh para wisatawan.

8. Belalang Goreng

Belalang Goreng

Belalang goreng atau juga disebut dengan Walang goreng adalah oleh-oleh dari Jogja selanjutnya yang wajib dibeli dan dibawa pulang untuk sanak saudara di rumah.

Oleh-oleh ini termasuk makanan yang ekstrem tetapi juga unik, dapat dijumpai saat musim liburan di kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta.

Salah satu merek belalang goreng paling terkenal seantero Jogja adalah Walang Goreng Pak Gareng, biasanya tersedia di toko oleh-oleh di sekitar Gunung Kidul atau Kota Jogja.

Rasanya gurih, renyah dan memiliki cita rasa khas Gunung Kidul, oleg-oleh yang satu ini memang banyak dicari para wisatawan.

9. Keripik Belut

oleh oleh khas jogja

Jika mencari oleh-oleh khas Jogja yang enak dan tahan lama, keripik belut lah jawaban yang pasti, makanan asal daerah Godean Kabupaten Sleman, DIY ini memang memiliki rasa yang gurih, lezat dan renyah.

Ini yang membuat makanan ini dijadikan sebagai camilan saat bersaintai dirumah bersama keluarga atau sabahat.

Pembuatan keripik belut ini tak asal-asalan meski terbilang sederhana, belut yang akan dijadikan kripik terlebih dahulu dibuang tulangnya dan kemudian dibersihkan.

Lalu, dicampur dengan bumbu yang sudah dipersiapkan dan diracik seperti bawang, tumbar, kemiri dan garam.

Selanjutnya tepung beras, kanji dan santan digunakan sebagai pemberi rasa gurih. Goreng belut hingga berwarna kuning keemasan.

Keripik belut yang berkualitas biasanya tidak keras tetapi renyah saat sudah digigit. Pasar Godean menjadi pusat dijualnya keripik belut ini, bisa juga di toko oleh-oleh lainnya di Jogja.

Harganya pun dibanderol dengan sangat terjangkau bisa memesan dalam bentuk kiloan atau memilih yang sudah berada dalam pasltik kemasan dalam berbagai merek.

Kunjungi Juga:

6 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like