Raflesia patma

Rafflesia Patma Bunga Langka di Kebun Raya Bogor

Total
0
Shares

Rafflesia Patma – Tahukah anda bahwa di Kota Bogor, atau tepatnya di Kebun Raya Bogor memiliki spesies bunga langka?

Bukan hanya langka, bahkan bunga tersebut juga dilindungi.

Jika anda berencana untuk berlibur di Bogor, pastikan mengecek dahulu status bunga langka ini apakah sedang mekar atau tidak. Karena belum tentu bunga ini mekar setiap tahun, lho!

Selama ini masyarakat hanya mengetahui jenis bunga langka yaitu bunga bangkai yang memiliki nama Amorphophallus titanum.

Bunga ini terkenal “bau” karena bau busuk yang dikeluarkan berfungsi menarik kumbang dan lalat penyerbuk bunganya.

Rafflesia Patma Kebun Raya Bogor

Rafflesia Patma

Selain itu, ukurannya juga besar! Menurut WWF, Amorphophallus titanum bukan merupakan bunga tunggal, tetapi masuk dalam jenis bunga majemuk (inflorescence).

Bagian yang menjulang (tongkol atau spadix) pada bunga tersebut sebenarnya terdiri dari koloni/ kumpulan bunga-bunga kecil.

Sebenarnya, Kebun Raya Bogor juga memiliki spesies bunga langka lainnya yakni Rafflesia patma.

Kedua jenis ini sangatlah berbeda, baik itu bentuk, ukuran, maupun secara morfologi dan taksonominya.

Rafflesia patma memiliki bentuk seperti Rafflesia arnoldi dari Bengkulu yang sangat terkenal itu, berbentuk seperti kelopak bunga yang mekar namun memiliki ukuran yang lebih kecil.

Sedangkan bunga bangkai Amorphophallus titanum seperti di gambar atas memiliki bentuk batang, daun, dan lidah atau spandek yang menjulang ke atas.

Bunga Rafflesia patma yang mekar di Kebun Raya Bogor ini merupakan hasil pengembangan dan penelitian sejak tahun 2004 dengan mengambil inang berupa tumbuhan Tetrastigma (jenis anggur-angguran) dari kawasan Pangandaran, Jawa Barat.

Bunga langka ini tumbuh di luar habitat aslinya (eks situ) dan mekar terakhir kali pada Januari 2014 lalu.

Bunga Rafflesia patma juga berbeda dengan Amorphophallus titanum dari segi cara hidupnya.

Rafflesia patma merupakan bunga parasit yang menumpang di tumbuhan lain (inangnya), tidak memiliki akar, tidak berdaun, tidak bertangkai, dan mempunyai ukuran bunga berdiameter antara 25-30 cm.

Sedangkan jenis Amorphophallus titanum adalah tumbuhan sejati yang memiliki umbi, batang, dan daun sehingga dapat menyuplai makanannya sendiri.

Kesamaannya?

Kedua bunga ini sama-sama beraroma tak sedap seperti bangkai! Hihi…

Walaupun begitu, bau Rafflesia patma tidak begitu menyengat bila dibandingkan bunga bangkai lainnya.

Sehingga ketika wisatawan berkunjung ke Kebun Raya Bogor untuk melihat bunga ini tidak perlu menggunakan masker atau alat penutup hidung.

Karakteristik dan Ciri Bunga Rafflesia Patma

Rafflesia Patma

Bunga ini mempunyai lima kelopak berwarna merah muda.

Terdapat ciri yang unik dari bunga Rafflesia patma ini yang membedakan dengan jenis bunga Rafflesia lainnya yaitu warna bunganya yang cenderung lebih pucat.

Ciri khas lainnya adalah adanya duri-duri yang terdapat pada diktus.

Rafflesia patma menjadi tanaman langka karena proses pertumbuhannya sangat perlahan dan kadang-kadang mencapai 2 tahun untuk berbunga.

Pertumbuhan bunga Rafflesia patma ini tidak bisa diprediksikan kapan mekar kembali. Selain itu, mekarnya bunga ini juga tidak terlalu lama, yakni kurang dari seminggu.

Bunga ini memakan waktu yang sangat lama untuk menjadi bunga. Lama kuncup sampai mekar bisa memakan waktu sekitar 34 jam.

Jadi, apabila bunga langka ini sedang mekar dan anda sedang berwisata di Kota Bogor, sempatkanlah untuk berwisata sambil belajar.

Another beautiful things of Bogor, right? Let’s visit Bogor!

Kunjungi Juga:

2 comments
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like