Tahu Gimbal Semarang

Tahu Gimbal Kuliner Khas Semarang

Total
0
Shares

Tahu Gimbal – Lelah dan lapar karena baru saja mengunjungi tempat wisata di Semarang, tak ada salahnya mencoba makanan khas Semarang yang satu ini.

Atau bila sedang liburan di Semarang, makanan yang satu ini bisa dimasukkan ke dalam daftar wisata kuliner yang perlu untuk dicoba.

Makanan ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Semarang ataupun para pendatang maupun pelancong di kota Semarang.

Tentu saja tak kalah populernya dengan soto, lumpia atau wingko. Makanan apa ya…? Benar sekali makanan ini biasa disebut Tahu Gimbal.

Tahu Gimbal adalah kuliner khas Semarang. Kompisisinya adalah lontong, gimbal udang, tahu goreng iris, telur ceplok, irisan kol mentah dan krupuk udang. Selanjutnya disiram dengan bumbu kacang yang dicampur dengan petis udang.

Setelah itu masih diberi kecap, taburan bawang merah goreng dan daun seledri. Ada juga yang menambahi taoge rebus dalam penyajiannya. Saos kacang dibuat sedikit kasar sehingga rasa kacangnya masih terasa.

Tahu Gimbal Khas Semarang

Gimbal identik dengan gembel, tetapi gimbal disini bukan rambut gimbal atau gembel kok Gimbal adalah udang yang digoreng dengan menggunakan tepung.

Hampir serupa dengan bakwan, tapi gimbal lebih tipis lagi dan tentunya lebih lebar sebab udangnya tidak hanya satu. Seperti rempeyek namun tidak setipis dan sekriuk rempeyek.

Gimbal udang itulah yang menjadi ciri khas dari Tahu Gimbal ini. Juga yang membuatnya beda dengan makanan serupa seperti kupat tahu ala Magelang misalnya. Pada kupat tahu tidak terdapat gimbal udang.

Kuliner Semarang yang satu ini dapat dengan mudah dijumpai, karena disetiap jengkal tanah di Semarang banyak yang menjual Tahu Gimbal. Kalau bingung mau makan dimana?

Mampir saja ke tempat makan yang satu ini. Walau dipinggir jalan tetapi tempat ini sering disinggahi dan saat jam makan siang selalu ramai. Sambil makan kita bisa menikmati semilir angin yang berhembus.

Tahu Gimbal Semarang

Tempat makan ini terletak di sekitar Taman KB. Dulu sebelum ada pembatas pagar, kita bisa menikmati makanan di rerumputan Taman KB atau di DPR alias dibawah pohon rindang.

Setelah dibatasi pagar, kita hanya bisa duduk lesehan di pedestrian atau trotoar yang memang khusus disediakan untuk pedagang kaki lima.

Jadi kalau sedang lelah habis jalan-jalan bisa duduk selonjoran sambil menunggu pesanan. Lelah sedikit terobati dan lapar bisa segera teratasi.

Di area sekitar taman KB ada beberapa pilihan tempat makan, di antaranya yang paling terkenal adalah Tahu Gimbal Pak Edi. Satu porsi Tahu Gimbal yang tersaji dalam piring ini dihargai Rp. 15-an RB.

Selain Tahu Gimbal di warung Pak Edi juga ada es campur. Jika sedang musim durian, es campur ini ditambahi dengan durian. Namun bagi yang tidak suka dengan durian bisa di skip aja duriannya.

Coba Juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like