Tinutuan

Tinutuan, Kuliner Asli Indonesia yang Lezat dan Bergizi

Total
1
Shares

Apa menu sarapan Anda pagi ini? Anda ingin sarapan yang sehat dan bergizi? Sudahkah anda mempertimbangkan pertanyaan tersebut setiap paginya?

Hidup sehat dan bugar tentu jadi impian banyak orang. Namun tak sedikit orang yang memperhatikan nilai gizi dari apa yang mereka makan.

Pada artikel kali ini akan disampaikan salah satu rekomendasi kuliner khas indonesia yang sehat, dan tentunya sarat akan gizi yang bermanfaat untuk tubuh kita. kita simak yuk!

Apa itu Tinutuan?

Bubur Manado yang dikenal dengan nama Tinutuan menjadi salah satu pilihan sarapan sehat sambil mengenal salah satu kuliner khas Nusantara.

Tinutuan merupakan makanan khas daerah Sulawesi Utara. Masakan yang berbahan dasar aneka sayuran dan bubur ini bisa menjadi salah satu menu sarapan sehat dan bergizi bagi Anda dan keluarga.

Meskipun berasal dari kawasan Timur Indonesia, Anda bisa membuatnya dengan mudah di rumah masing-masing. Bahan dan cara pembuatan Tinutuan cukup sederhana.

Tinutuan
tribunnews.com

Bahan Dasar Tinutuan

Bahan dasar Tinutuan terdiri dari jagung, beras, labu (sambiki dalam bahasa Manado), kangkung, singkong, bayam, sereh dan kemangi.

Sayangnya, ada satu bahan dasar yang hanya terdapat di Manado saja, yaitu daun gedi. Tapi tenang saja, untuk bahan dasar lainnya tentu saja sangat mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional maupun modern di penjuru tanah air.

Cara Memasak Tinutuan

Cara memasaknya pun tergolong mudah dan cepat:

  1. Beras, jagung, labu dan singkong yang telah dicuci dimasukkan secara bersamaan ke dalam satu panci lalu direbus dengan air matang.
  2. Aduklah campuran tadi hingga berbentuk bubur.
  3. Setelah agak matang, masukkan sayur-sayuran serta bahan pelengkap lainnya seperti daun kemangi, sereh dan daun pandan. Sesekali campuran tersebut perlu diaduk.
  4. Setelah mendidih, tambahkan garam sedikit sebagai penyedap rasa lalu di aduk, setelahnya matikan api dan biarkan Tinutuan di dalam panci tersebut sehingga mudah untuk dihangatkan.

Satu panci standar biasanya bisa untuk 5-8 porsi. Ingat, Tinutuan mudah kadaluarsa. Daya tahan Tinutuan sendiri kurang lebih 8-10 jam di dalam kondisi panci tertutup.

Tandem / Pendamping Sajian Tinutuan

Tinutuan lebih nikmat jika disajikan dalam kondisi hangat. Untuk penyajiannya sendiri, Tinutuan biasanya dilengkapi dengan ikan asin atau ikan cakalang goreng. Tak kalah pentingnya juga, Tinutuan harus ditambahkan sambal.

Ada beberapa pilihan sambal yang menjadi tandem penting bagi Tinutuan seperti sambal terasi dan sambal bakasang (sambal yang dibuat dari ikan busuk yang dinamakan roa).

Aslinya, sambal yang disajikan haruslah pedas, tapi juga tergantung bagi Anda apakah penyuka pedas atau tidak. Selain itu, ada pula masakan lainnya yang biasanya dipadukan dengan Tinutuan, seperti jagung rebus dan nike (perkedel ikan kecil/teri).

Tapi, tetap berhati-hati dalam mengonsumsi Tinutuan khususnya bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan. Tinutuan yang memiliki serta yang sangat tinggi dari campuran sayuran tersebut akan sangat ‘membantu’ kelancaran sistem pencernaan Anda.

Tinutuan
cookpad.com

Harga Tinutuan

Jika tidak mau repot untuk membuatnya, Anda bisa membelinya di berbagai restoran khas Manado. Namun, jika diluar Sulawesi Utara, harga yang ditawarkan biasanya lebih tinggi.

Yaitu sekitar Rp15.000,00 – Rp20.000,00 per porsi. Itu pun belum dengan paduan masakan lainnya seperti nike dan cakalang goreng.

Tinutuan sebagai salah satu warisan budaya kuliner bisa menjadi pilihan menarik sebagai menu baru bagi Anda dan keluarga. Selamat menikmati.

BACA JUGA:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like