Tips Minta Cuti

Tips Minta Cuti untuk Pergi Liburan

Total
1
Shares

Cuti memang hak yang dimiliki karyawan. Tapi seringkali kamu takut menggunakannya karena seolah-olah kamu akan melalaikan tanggungjawab pekerjaan, belum lagi mencari alasan izin kepada bos.

Seakan-akan muka marah bos itu selalu dipikiran saat ingin meminta izin cuti. Tapi ayolah kita jujur, siapa sih yang tidak ingin libur dari aktivitas kerja?

Entah itu libur untuk menghadiri pernikahan, atau untuk berwisata. Tak perlu khawatir, tanpa menunjukkan jika kamu kurang bersemangat kerja, ada cara yang benar meminta izin cuti pada bosmu.

Ikuti Aturan Main

Ikuti Aturan Main

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah memeriksa buku pedoman karyawan untuk memahami aturan hari libur perusahaan.

Membuat pertimbangan waktu liburan yang sejalan dengan prosedur perusahaan adalah awal yang baik ketika meminta cuti. Lihatlah tidak hanya pada jumlah hari liburan, tapi kapan waktunya.

Jika kalian termasuk staf baru perusahaan, setelah memeriksanya, apakah kamu memenuhi syarat untuk mengajukan cuti, tanya pula pada pegawai lama apakah senioritas memainkan faktor penjadwalan?.

Dengan mengetahui aturan formal dan informal, akan banyak membantumu untuk mempertimbangkan pengajuan cuti.

Rencanakan Cuti dengan Melihat Keadaan Tempat Kerja

Rencanakan Cuti

Langkah selanjutnya adalah apa yang sedang menjadi beban kerja kamu saat ini. Adakah pekerjaan yang memang harus diselesaikan, misalnya proyek besar atau deadline.

Jika memang ada, pertimbangkan kembali tanggal cuti yang direncanakan sehingga kamu dapat menyelesaikan tugas barulah memenuhi tujuanmu.

Jangan lupa, pikirkan juga beban kerja rekanmu, karena jika kamu cuti otomatis rekan kerjamu akan mengambil alih sementara pekerjaanmu.

Jangan meminta cuti saat tutup buku minggu terakhir di setiap bulan karena saat itu tidak akan ada yang mau menggantikan pekerjaan menumpukmu di kantor.

Berikan Banyak Pemberitahuan

Berikan Banyak Pemberitahuan

Jika kamu sudah menetapkan tanggalnya, langkah selanjutnya adalah menyempatkan untuk memberitahukan pekerjaan apa yang sudah diselesaikan dan rencana untuk menyelesaikan yang belum tertangani kepada atasan.

Tambahkan juga pemberitahuan mengenai rencana cuti yang akan diajukan dan meminta atasan untuk memberikan komentar.

Dengan begitu, bos akan yakin kalau kamu tidak meninggalkan pekerjaan dan melibatkan dirinya untuk mengambil keputusan.

Pilih Hari yang Tepat

Tips Minta Cuti

Meminta izin cuti juga harus memperhatikan suasana hati atasan kalian. Jika dalam suasana buruk, alih-alih izinmu akan disetujui, yang ada izin kamu akan ditolak.

Untuk itu, cobalah untuk membuat permintaan cuti dalam pertemuan tatap muka secara teratur.

Jika obrolan singkat sangat sulit, atau jika kamu bekerja dari jarak jauh, cara terbaik yaitu mengirim email permintaan cuti dengan bahasa dan kerangka penulisan yang benar.

Terakhir: Terima Nasib

Tips Minta Cuti

Ada banyak hal yang tak terduga, makanya ini menjadi cara terakhir yang dapat diambil. Bahkan dengan perencanaan sebelumnya.

Ada banyak alasan yang membuat permintaan izin cuti tidak disetujui oleh bos apalagi saat sibuk-sibuknya.

Sumber daya staf yang terbatas, bisa juga karena kebutuhan untuk menghindari seluruh staf keluar mengajukan cuti. Jadi bersiap-siaplah jika semua yang direncanakan tak berjalan lancar pada akhirnya.

BACA JUGA:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like