Pasar Klitikan

Wisata dan Kuliner di Kawasan Kota Lama Semarang

Total
0
Shares

Kota Lama Semarang – Sobat Hello, akhir pekan biasanya ke mana? Liburan akhir pekan memang perlu untuk sekedar menghilangkan penat dan suntuk selama seminggu sibuk kerja.

Wah kalau liburan terus, butuh anggaran ekstra dong. Coba deh, kalian wisata dan kulineran di kawasan kota lama Semarang.

Kawasan kota lama Semarang merupakan sebuah kawasan yang dipenuhi oleh beberapa bangunan yang dulu pernah ramai dan menjadi pusat ekonomi di Semarang.

Bangunan-bangunan kuno peninggalan Belanda tersebut sekarang menjadi obyek wisata yang cukup digemari oleh masyarakat Semarang dan sekitarnya.

Jadi, meskipun hanya berkeliling di satu kawasan, kalian akan mendapatkan beberapa pengalaman sekaligus yaitu wisata sejarah dan wisata kuliner.

Cocok, kan?

Kali ini saya bantu susun itinerary deh buat kalian yang ingin wisata dan kuliner di kawasan kota lama. Nah, berikut ini lokasi menarik yang bisa kalian kunjungi di kawasan kota lama :

Polder Air Tawang

Polder Air Tawang
Sumber: tanahjawa.wordpress.com

Polder air Tawang ini sebenarnya adalah sebuah kolam air yang berfungsi sebagai penampung air limpahan dari luar kawasan untuk mengendalikan banjir.

Ternyata asyik juga loh, duduk-duduk di pinggiran polder yang berlokasi di depan stasiun Tawang ini.

Kalian bisa menikmati pemandangan di polder air ini sambil duduk di trotoar yang terdapat di sepanjang polder.

Pabrik Rokok Praoe Lajar

Pabrik Rokok Praoe Lajar

Nah, kalau sudah cukup puas menikmati pemandangan di polder air Tawang, kalian bisa melanjutkan perjalanan ke Pabrik rokok Praoe Lajar.

Pabrik rokok ini sudah ada sejak jaman Belanda dan masih bertahan hingga kini.

Rokok yang diproduksi pabrik rokok Praoe Lajar ini memiliki pangsa pasar tersendiri di kalangan menengah ke bawah.

Tak heran meski banyak rokok-rokok produksi perusahaan besar, pabrik rokok Praoe Lajar masih terus eksis.

Gedung pabriknya yang kuno menjadi daya tarik bagi siapapun yang melihatnya.

Gereja Blenduk

kota lama Semarang

Sobat Hello, sebenarnya pada jaman Belanda, gereja ini bernama Nederlandsch Indische Kerk tetapi setelah Indonesia merdeka berubah nama menjadi GPIB Immanuel dan kini lebih dikenal dengan nama Gereja Blenduk.

Katanya sih, karena kubahnya yang berbentuk melengkung sehingga orang-orang menyebutnya “blenduk”.

Gereja ini termasuk salah satu bangunan tertua di Jawa yang masih aktif digunakan hingga sekarang.

Bahkan kini gereja blenduk menjadi salah satu tujuan wisata di kota lama Semarang, loh. Termasuk menjadi salah satu spot foto favorit para wisatawan.

3D Trick Art Museum

3D Trick Art Museum
Sumber: paradizhop.blogspot.com

Museum yang satu ini bukan museum yang berisi benda-benda pusaka peninggalan sejarah tetapi sebuah museum dengan spot foto tiga dimensi yang bisa dijadikan sebagai latar untuk berfoto.

Ada ratusan latar foto tiga dimensi yag tersebar dalam empat ruangan yang bisa kalian manfaatkan.

Karena berbentuk tiga dimensi, hasil foto akan menampilkan gambar seolah-olah kita berada di tempat aslinya, apalagi kalau kita kreatif dalam mengambil angle foto yang benar.

Menarik, bukan?

Pasar Klitikan

Pasar Klitikan
Sumber: dotsemarang.blogspot.com

Selain bangunan-bangunan tua, ada salah satu tempat yang juga menjadi tujuan para pelancong terutama penggemar barang-barang kuno atau antik.

Yup, pasar klithikan namanya. Pasar Klithikan masih berada di satu lokasi dengan taman Srigunting dan gereja Blenduk.

Di sana kalian akan melihat puluhan stan dengan koleksi barang-barang antiknya. Bagi penyuka barang-barang antik, pasar Klithikan inilah surganya.

Selain menyusuri spot-spot foto dengan latar bangunan-bangunan tua serta barang-barang antik, kalian bisa menyegarkan diri dengan duduk-duduk di Taman Srigunting.

Taman ini biasanya digunakan sebagai meeting point wisata kota lama.

Di sekitar Taman, ada beberapa bangunan yang biasanya digunakan sebagai latar untuk berfoto seperti gedung Marba, gedung Spiegel, Kantor Pos Pusat, Samudera Indonesia, Djakarta Lloyd, gedung Marabunta dan Titik Nol KM Semarang.

Wah, ternyata banyak juga ya.

Perut mulai keroncongan karena seharian berwisata di kawasan kota lama? Nggak usah khawatir.

Kunjungi Juga: Berburu Oleh-Oleh di Kota Lama Semarang, Dari Wingko Babat Cap Kereta Api Hingga Koleksi Barang Antik

Di kawasan kota lama Semarang ini banyak terdapat restoran ataupun kafe yang bisa kalian pilih. Nah, berikut ini tempat-tempat kulineran yang bisa kalian pilih:

Ikan Bakar Cianjur

Ikan Bakar Cianjur
Sumber: bandarsemarang.wordpress.com

Bagi kalian pecinta olahan ikan, paling cocok kalau mampir ke resto Ikan Bakar Cianjur ini. Lokasinya nggak begitu jauh dari Gereja Blenduk.

Kalian tinggal jalan kaki saja untuk menuju kesana. Resto ini menempati sebuah bangunan kuno yang masih terlihat apik hingga kini.

Menikmati ikan bakar dalam suasana resto ini, adalah salah satu kenikmatan hidup yang patut disyukuri.

Lalu, nikmat mana lagi yang kamu dustakan?

Spiegel Bistro

Spiegel Bistro

Kalau kalian suka makan makanan dengan citarasa western, Spiegel Bistro ini jadi pilihan tepat. Menu-menu yang disajikan di Spiegel Bistro ini rata-rata ya menu western.

Selain jadi tempat makan, ruangan-ruangan di Spiegel Bistro ini juga bisa dijadikan spot foto yang menarik, loh. Jadi dobel untung, nih. Perut kenyang, hati senang karena bisa foto-foto.

Lumayan kan hasil foto-fotonya, bisa buat ngisi feeds di Instagram. Iyalah, bagaimana tidak tergoda buat foto-foto?

Spot fotonya instagramable banget sih.

Sate Kambing 29 dan Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar

Sate Kambing 29 dan Gulai Kambing Bustaman Pak Sabar

Sobat Hello, suka dengan makanan olahan berbahan daging kambing?

Kalian musti mencicipi sate kambing 29 yang berada di depan gereja Blenduk atau gulai kambing Bustaman yang berada di belakang Gereja Blenduk.

Kedua tempat makan yang mengolah daging kambing ini terkenal dengan olahannya yang lezat.

Kalian tidak akan tau seperti apa kelezatannya sate kambing dan gulai kambing ini sebelum mencicipinya secara langsung. (Ya iyalah. . .)

Tekodeko Koffiehuis

Tekodeko Koffiehuis
Sumber: tesyasblog.com

Buat kalian yang suka kopi, boleh juga mampir ke Tekodeko Koffiehuis yang masih berada di sekitaran kota lama.

Letaknya tak jauh dari Spiegel Bistro. Kalian bisa kesana dengan berjalan kaki saja.

Di sini kalian bisa tongkrongan dulu sambil menikmati keindahan Kota Lama Semarang. Sejenak refresh penat dan suntuk yang melanda setelah seminggu sibuk bekerja.

Di tempat ini, lebih asyik kumpul-kumpul bareng teman atau keluarga sebagai tempat nongkrong di Semarang.

Library Cafe John Dijkstra

Library Cafe John Dijkstra
Sumber: doyanjalanjajan.com

Mau ngafe sambil baca buku? Cobalah mampir ke Library Cafe John Dijkstra yang terletak di belakang Spiegel.

Cafe yang terletak di lantai dua bangunan tua bekas rumah sosial milik John Dijkstra ini menyediakan berbagai macam buku yang bisa kalian baca sembari menikmati makanan dan minuman yang kalian pesan.

Sebenarnya masih banyak tempat-tempat kulineran di seputar kawasan kota lama Semarang yang aku rekomendasikan.

Sebut saja Noeri’s Cafe, Retro Cafe, Kedai Angkringan 46, Nasi Goreng Babat dan Babat Gongso Pak Karmin, dan Wingko Babad Meniko.

Kalau perut muat sih, cobain semua ya Sobat Hello.

Coba Juga:

1 comment
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like